0 menit baca 0 %

2017, Jamaah Haji Terima Layanan Makan 59 Kali

Ringkasan: Riau (Inmas)- Kementerian Agama terus berupaya meningkatkan layanan kepada jemaah haji, salah satunya melalui peningkatan layanan katering. Pada musim haji 1438 H/ 2017 M jemaah haji Indonesia akan menerima layanan 59 kali makan selama di Arab Saudi.Demikian diungkapkan Kakanwil Kemenag Riau, Drs H...

Riau (Inmas)- Kementerian Agama terus berupaya meningkatkan layanan kepada jemaah haji, salah satunya melalui peningkatan layanan katering. Pada musim haji 1438 H/ 2017 M jemaah haji Indonesia akan menerima layanan 59 kali makan selama di Arab Saudi.

Demikian diungkapkan Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Ahmad Supardi MA, menanggapi pertanyaan wartawan seputar peningkatan layanan jamaah haji tahun 2017, Jumat (28/7/2017) di kantornya.

"59 kali makan itu terdiri dari 18 kali makan di Madinah, 25 kali makan di Makkah, 15 kali makan saat di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina), dan 1 kali makan di Jeddah saat pemulangan, terdiri dari makan siang dan makan malam. Jadi sisa dari itu, jamaah cari makan sendiri," jelas Ahmad.

Menurutnya, layanan katering di Madah diberikan di hotel jemaah dalam rentang waktu 8 – 9 hari selama jemaah haji menjalani proses Arbaina, untuk makan siang dan makan malam rentang pukul 11.00 – 14.00 WAS dan malam pada rentang 17.00 – 21.00 WAS. Untuk sarapan jamaah akan diberikan snack.

Di Makkah, jemaah haji akan mendapat 25 kali layanan katering, jumlah ini lebih banyak satu kali dibanding layanan katering tahun lalu yang berjumlah 24 kali. Katering akan disitribusikan di hotel dua kali sehari, siang dan malam, termasuk snack.

Sementara itu, layanan katering lainnya diberikan pada fase puncak haji, yaitu saat Armina sebanyak 15 kali layanan katering di Arafah dan Mina dan 1 kali snack di Muzdalifah. Layanan katering diberikan di tenda Arafah dan Mina pada 06.00 - 08.00 WAS makan siang 12.00 – 14.00 WAS, dan makan malam 18.00 – 21.00 WAS.

"Layanan katering di Jeddah, akan diberikan pada saat kedatangan atau kepulangan jemaah. Layanan ini akan diberikan di King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah. Masa kedatangan diberikan kepada jemaah yang diberangkatkan pada gelombang kedua, sedang masa kepulangan diberikan kepada jemaah gelombang pertama," jelas mantan Kakankemenag Rohul ini berharap dengan layanan katering yang terus meningkat, termasuk pelayanan akomodasi lainnya, jamaah dapat lebih fokus dan khusyuk dalam menjalankan ibadah haji dan meraih predikat haji mabrur. (mus)