2010, Kemenag Targetkan LK WTP
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Pada tahun 2010 ini, Kementerian Agama (Kemenag) targetkan Laporan Keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (LK- WTP) dengan melakukan sosialisasi dan orientasi. Seperti sosialisasi Sistem Informasi Managemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN) untuk meningkatkan pengelolaan ka...
Pekanbaru (Humas)- Pada tahun 2010 ini, Kementerian Agama (Kemenag) targetkan Laporan Keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (LK- WTP) dengan melakukan sosialisasi dan orientasi. Seperti sosialisasi Sistem Informasi Managemen dan Akuntansi Barang Milik Negara (SIMAK-BMN) untuk meningkatkan pengelolaan kas dan perbaikan bagan akun yang ada di lingkungan Kemenag se Indonesia.
Kepala Biro Keuangan dan BMN Kemenag RI, Drs H Praptono Zamzam, yang ditemui di Pekanbaru kemarin mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan keuangan Kemenag tahun 2009 oleh BPK RI, Kemenag memproleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
"Yang dikecualikan dalam opini WDP atas LK Kemenag 2009 tersebut dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan penggunaan bagan akun standar. Untuk itulah kita akan mengambil langkah-langkah strategi untuk melakukan perbaikan, khususnya pada dua item yang menjadi opini LK Kemenag WDP pada tahun lalu," ungkap Praptono.
Strategi yang akan diambil kemenag diantaranya melakukan perbaikan pengelolaan kas, perbaikan pengelolaan prsediaan, perbaikan pengelolaan PNBP, perbaikan penggunaan bagan akun standar, perbaikan pengelolaan barang milik negara, perbaikan penyusunan laporan keuangan, meningkatkan koordinasi dengan Instansi dan Unit Terkait, meningkatkan komitmen kuasa pengguna anggaran, penyederhanaan jumlah Satker sesuai dengan restrukturisasi program dan kegiatan, dan penguatan tenaga Akuntansi di kantor Kemenag Kabupaten dan Kota se Indonesia.
"LK yang berkualitas itu harus reliable atau dapat dipercaya, traceable atau disusun berdasarkan data yang dapat ditelusuri sumbernya, auditable atau dapat diaudit, time table atau disampaikan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Untuk mewujudkan semua ini tentu harus dilakukan langkah-langkah diatas dengan sosialisasi dan orientasi," ucpanya.
Dalam tahun 2010 kata Praptono, Kemenag RI akan melakukan penataran/orientasi pengelolaan kas kepada 502 bendahara penerimaan dan 4381 bendahara pengeluaran. Pelatihan aplikasi persediaan kepada 4381 petugas penata persediaan. Penataran/orientasi pengelolaan PNBP kepada pembantu rektor II dan Dekan pada UIN, IAIN, IHDN, serta puket bidang keuangaan pada STAIN, STAKN, STAHN, dan STABN. Penataran/ orientasi penggunaan Bagan Akun Standar kepada 4381 petugas perencana. Penataran SIMAK-BMN kepada 4381 petugas SIMAK- BMN. Pendampingan penyusunan laporan BMN dan validasi data laporan BMN oleh Setjen dan Itjen. Serta percepatan penyusunan dan penyampaian laporan BMN.
Penataran/orientasi penyusunan laporan keuangan kepada 4381 petugas Sistim Akuntansi Keuangan (SAK). Intensifikasi Rekonsiliasi data laporan keuangan secara periodik antara SAI dengan SAU, SAK dengan SIMAK-BMN, Bendahara Pengeluaran, dan Bendahara Penerimaan. Pendampingan dan review penyusunan laporan keuangan bagi 4381 satker Setjen dan Itjen. Percepatan penyusunan dan penyampaian laporan keuangan antar unit akuntansi secara periodik. Intensifikasi koordinasi dan konsultasi dengan Inspektorat Jenderal dan BPK-RI. Peningkatan Sinergy program dan kegiatan antara Biro Keuangan, Biro Perencanaan, dan Inspektorat Jenderal, BPN, Ditjen Bimas Islam. dan Peningkatan komitmen KPA pada PTAN, Kanwil, dan Kandepag untuk perbaikan pengelolaan PNBP.
"Yang terpenting disini adalah komitmen pimpinan untuk menggerakkan fungsi organisasi, sehingga semua sistem dapat dijalankan secara baik dan benar. Karena kompleksitas penyusunan LK Kemenag selama ini meliputi jumlah satker yang besar mencapai 4381, heterogin, dan tersebar di seluruh pelosok tanah air. Sementara kapasitas SDM yang terbatas baik kuantitas maupun kualitas, sarana dan prasarana yang belum memadai, jumlah anggaran yang besar dan beberapa permasalahan lain yang harus segera kita benahi agar terget LK WTP dapat tercapai," ungkapnya penuh harapan. (msd)