Riau (Inmas)- Partai final turnamen Liga Santri Nusantara LSN Zona Sumatera V mempertemukan tim Sub Region Riau PP Salafiyah Babussalam Rohul dengan PP Attamadun Batam Sub Region Kepri.
Kedua tim yang berlaga pada pukul 10.00 WIB di Gor Citra Mas Batam pada (04/10) lalu, telah mengantarkan PP Babussalam menuju seri nasional di Jabar akhir Oktober ini.
Zainal selaku manager tim, mengaku timnya tidak melakukan persiapan khusus. "Kami hanya memanfaatkan waktu kosong saat tidak belajar ataupun mengaji", ucapnya. Ia mengatakan peserta plus 7 orang ooficial dan para kyai, selama bertanding diinapkan di Kantor PW Anshor Kepri dan Pesantren Albadariyah Kepri asuhan Muslimat NU Kepri.
Ia berharap, tim Babussalam Rohul bisa mengharumkan nama Riau dan Kepri dibawah naungan RMI. Untuk itu sangat diharapkan dukungan dari semua elemen masyarakat, lembaga eksekutif, yudikatif, termasuk pemprov setempat. Bukan hanya dukungan moril namun juga materil", tuturnya."Kita menargetkan bisa sampai ke final.
Ia menambahkan, pemain yang terjun nanti murni dari PP Babussalam. "Kami tidak mencari pemain diluar pondok lagi, dua hari ini semua personil tim kami pulangkan ke orang tua masing masing pasca kemenangan", ujarnya. Hal itu guna untuk melepas rindu dan meminta restu berangkat ke Jabar akhir Oktober ini.
Sementara itu Koordinator LSN Region Sumatera V mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terima kasih yang mendalam atas partisipasi peserta, kerja keras panpel region Sumatera V. Pun dedikasi, loyalitas tanpa batas yang telah dibuktikan dengan suksesnya partai final LSN 2017. "Tak terkecuali, para sponsor dan donatur yang sudah memberi kontribusi banyak untuk acara ini" ujar pria murah senyum ini.
Dihubungi terpisah via seluler, Panpel Kepri Abdul Majid menuturkan, tim pesantren Babussalam melaju ke seri nasional setelah menumbangkan lawannya dari PP Attamadun Batam.
Abdul Majid menyebutkan, pemenang pertama nantinya bakal mewakili Region dari dua Provinsi untuk ajang nasional. Ia berharap tim ini bisa bersaing dan bisa menjadi pemenang di helat nasional nanti.
"Pemain pemain terbaik dari Riau diharapkan dapat menjadi salah satu pemain timnas dengan tidak meninggalkan cultur kesantrian dan akhlakul karimah, serta menjunjung tinggi sportivitas", ujar Abdul Majid mengutip kata Gus Rozin Ketua RMI NU.
"Tetap jaga stamina, apa yang sudah dimiliki hari ini pertahankan, agar bisa menghadapi region dari daerah lain nantinya", pesan Abdul Majid. Ia mengaku optimis tim Babussalam bisa bermain cantik melihat taktik bermain partai final beberapa hari yang lalu itu.
Turnamen itu dihadiri oleh Ketua RMI NU yang juga sebagai CO LSN KH Abdul Ghaffar Rozin, Sekretaris RMI NU KH Habib Sholeh, Direktur Marketing LSN 2017 KH Abdul Aziz,Polda Kepri, Pengasuh dua Pesantren, seluruh peserta dan sporter masing masing tim.(vera)