0 menit baca 0 %

2 Jamaah Tunda Kloter 4 dan 5 BTH Asal Riau Tiba di Debarkasi Batam

Ringkasan: Batam (Inmas)- Jumat  22 September 2017 tepat pukul 21.56 WIB pesawat Saudia yang membawa jamaah haji kloter 15 BTH asal Kalimantan Barat mendarat di Bandara Hang Nadim Batam. Kedatangan kloter 15 tersebut juga membawa dua jamaah haji asal Provinsi Riau yang tertunda kepulangannya beberapa waktu ya...

Batam (Inmas)- Jumat  22 September 2017 tepat pukul 21.56 WIB pesawat Saudia yang membawa jamaah haji kloter 15 BTH asal Kalimantan Barat mendarat di Bandara Hang Nadim Batam. Kedatangan kloter 15 tersebut juga membawa dua jamaah haji asal Provinsi Riau yang tertunda kepulangannya beberapa waktu yang lalu, yaitu Kasmiyah binti Kasio Kasmijan (66th) asal Kloter 4 BTH Indragiri Hulu dan Dahliana binti Badur Rahman (60th) Kloter 5BTH asal Kuansing.

Kakanwil Kemenag Provinsi Riau Drs H. Ahmad Supardi MA, mengatakan Kasmiyah sedianya sudah tiba di tanah air pada tanggal 10 September yang lalu, dan begitu juga Dahliana seharusnya tiba pada tanggal 11 September, namun karena kondisi kesehatannya yang menurun sehingga dinyatakan belum bisa diterbangkan pada kloter asalnya yakni kloter 4 dan 5 BTH.

Menurut rencana, kata Ahmad Supardi, kedua jamaah Riau yang dititipkan pada kloter 15 BTH akan dipulangkan hari ini, Sabtu 23 September 2017 Kasmiyah asal Inhu akan dipulangkan dari Batam ke Pekanbaru dengan didampingi Kasi Haji dan Umrah Inhu Hasyim, S.Ag, sedangkan Dahliana asal Kuansing akan didampingi oleh Kasi Haji dan Umrah Kuansing H. Bahrul, menurut jadwal mereka akan diterbangkan dengan maskapai Citilink hari ini.

Dengan pulangnya dua jamaah tunda tersebut maka jumlah jamaah Riau yg masih tertunda kepulangannya berjumlah 4 orang, yakni asal Kloter 5 BTH atas nama Ahmad M Saleh, Rusli Abdullah Budang, Habibah Ibrahim Jamal ketiganya berasal dari Bengkalis, dan satu lagi asal Kloter 10BTH ata nama Sukinem Abdul Trontiko dari Rokan Hilir.

"Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat riau untuk mendoakan ke empat jamaah yang sakit tersebut untuk segera diberi kesembuhan sehingga dapat dipulangkan ka kampung halamam," harapnya. (nik/mus)