2.438 Siswa PDTA Inhu di Wisuda
Ringkasan:
Indragiri Hulu (Humas)- Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto SE di bersama Wakil Bupati Inhu Harman Harmaini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agam a(Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Inhu, Drs H Abdul Kadir, Kamis (14/7) di Halaman K...
Indragiri Hulu (Humas)- Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto SE di bersama Wakil Bupati Inhu Harman Harmaini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agam a(Ka Kanwil Kemenag) Provinsi Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Inhu, Drs H Abdul Kadir, Kamis (14/7) di Halaman Kantor Bupati Inhu Komplek Pemkab Inhu Jalan Lintas Timur Pematang Reba mewisuda sebanyak 2.438 siswa Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (PDTA) se Kabupaten Inhu.
Wisuda perdana siswa PDTA se Kabupaten Inhu diikuti oleh 14 Kecamatan dengan jumlah siswa sebanyak 2.438 anak dengan dihadiri Unsur Muspida Kab. Inhu, Ketua DPRD Inhu, Asisten, Para Kepala Dinas, kepala Badan, kepala kantor dilingkup Pemkab Inhu, tokoh masyarakat dan pemuka Agama, ketua MUI Inhu, serta para undangan dan orang tua siswa.
Bupati Inhu, Yopi Ariyanto dalam sambutannya mengatakan, perkembangan pendidikan agama Islam bagi anak usia muda mendapatkan perhatian khusus bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Inhu, khususnya dalam rangka melahirkan generasi muda yang beriman melalui Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (PDTA).
"Untuk berhasil melahirkan generasi muda yang berilmu dan beriman perlu dilakukan sejak dini," ungkapnya seraya mengungkapkan rasa bangganya karena untuk pertama kalinya Inhu mewisuda siswa PDTA dengan jumlah siswa 2.438 orang dan merupakan angka kelulusan PDTA terbesar di Riau.
Ia mengatakan, ajang wisuda PDTA hendaknya dijadikan sebagai ajang silaturahmi antara masyarakat yang berasal dari tingkat desa dan kecamatan se Inhu. Terkait dengan pelaksanaan wisuda, Pemda bersama Kemenag akan menjadwalkan wisuda siswa PDTA setiap tahunnya dengan harapan jumlah wisudawan hendaknya lebih banyak lagi dari angkatan pertama yang di wisuda tahun ini.
"Kepada anak- anak yang diwisuda saya juga berharap agar dapat terus melanjutkan pendidikan agamanya tidak setakat di PDTA saja. Karena ilmu agama sangat penting untuk pembangunan Inhu kedepan. Dan kepada semua pihak agar dapat bersatu membangun PDTA disemua tingkatan, sehingga PDTA merata disemua desa di Kabupaten Inhu," harapnya.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Propinsi Riau, Drs H Asyahri Nur SH MM dalam sambutannya mengatakan, wisuda PDTA yang dilaksanakan di Kabupaten Inhu merupakan pelaksanaan wisuda terbesar di Riau. Untuk itu diharapkan kepada semua masyarakat agar dapat menyekolahkan anaknya ke PDTA sebagai awal pembentukan karakter agama untuk memperkuat iman.
"PDTA atau yang dulu dikenal dengan Madrasah Diniayah Awaliyah (MDA) merupakan dasar untuk memiliki ilmu agama bagi anak, khususnya bagi anak yang mengecap pendidikan pada Sekolah Dasar (SD). Ini penting ditengah- tengah kehidupan masyarakat yang dihadapkan pada dekradasi moral, dan pengaruh global yang sangat rentan saat ini," ungkapnya.
Asyari mengungkapkan, degradasi moral yang menimpa remaja generasi bangsa merupakan suatu keprihatinan yang sangat mendalam bagi suatu bangsa. Dimana tulang punggung bangsa rapuh karena termakan oleh hancurnya moral. Untuk itu, salah satu upaya untuk menghadapi fenomena tersebut Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau hendaknya memilki komitmen bersama untuk mencegah kehancuran anak bangsa dengan memberikan pendidikan keagamaan sejak dini atau melalui Pendidikan Diniyah Takmiliyah Awaliyah (PDTA).
"Ada beberapa Kabupaten/ Kota akan menerapkan Wajib PDTA bagi siswa yang akan masuk sekolah SMP, dan saya berharap ini juga bisa jadi program kedepan bagi Pemda Inhu bersama Kemenag Inhu," harapnya. (msd)