Jakarta (Inmas) Guna Meningkatkan Kualitas mutu Bendahara dan Bendahara Penegeluaran Pembantu Kanwil Kemenag Riau. Seluruh Bendahara beserta Bendahara Pengeluaran Pembantu di Kanwil Kemenag Riau serta Kabupaten Kota adakan Fokus Group Discussion Pengelolaan Keuangan pada Kementerian agama, Rabu 24 April 2019.Â
Acara yang digelar sejak pukul 09.00 Wib diruang Sidang Sekjen Kementerian Agama Republik Indonesia dibuka oleh Kepala Biro Keuangan diwakili Kepala Bagian Akuntansi Laporan Biro Keuangan, Agus Ilyas S.Sos, M.Si, didampingi Kasubag Pelaksana Anggaran Biro Keuangan , Sukmono Hadi, S.Pd.I serta Kasubag Tata Usaha Biro Keuangan,Ir. Fiana Sedarpatmi M.Si.
FGD merupakan suatu acara yang sangat penting dalam meningkatkan Kinerja Bendahara disetiap satker di Kementerian agama, dan Riau merupakan Provinsi Keenam setelah Papua yang melakukan FGD ke Biro Keuangan dan BMN Kemenag RI ungkap Kepala Bagian Akuntansi Laporan Biro Keuangan, Agus Ilyas mengawali sambutannya.
Ada 17 Target Kinerja
Keuangan Kementerian Agama yang harus dilaksanakan pada Tahun 2019Â
1. Tertibnya Pengelolaan Rekening Pemerintah dan
Non Pemerintah pada Kementerian Agama.
2. Penyelesaian kerugian Negara Minimal 96 persen
3. Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan dan
Perbendaharaan
4. Terlaksananya sistem Pembayaran Non Tunai.
5. Peningkatan Kualitas Pengelola, Penatausahaan
dan Penerimaan Negara Bukan Pajak
(PNBP)/ Badan Layanan Umum (BLU).
6. Peningkatan Kualitas dalam Penyusunan Target
PNBP dan BLU.
7. Peningkatan Kualitas dalam Penyusunan Laporan PNBP
dan BLU.
8. Peningkatan Kualitas  Kinerja Satker BLU
9. Jumlah rancangan regulasi Pengelolaan PNBP
10.Peningkatan Kualitas SDM Barang Milik Negara
(BMN)
11.Penataan Aset Barang Milik Negara ( BMN)
12.Peningkatan Kualitas Laporan Barang Milik Negara (BMN)
13.Rancangan Regilasi Pengelolaan Barang Milik
Negara ( BMN)
14.Peningkatan Kualitas Penyajian Laporan Keuangan
Berbasis Akrual
15.Peningkatan Kualitas Penyajian Laporan Barang
Pengguna Milik Negara ( BMN)
16.Peningkatan Kualitas Penyajian Laporan Persediaan
17.Predikat Laporan Keuangan (WTP )Â
Sementara Itu Kepala Sub bagian Perbendaharaan, Wardasari Gandhi berharap seluruh bendahara di Provinsi Riau menjadi Bendahara yang milenial yaitu melek terhadap Teknologi Informasi terutama dengan pengelolaan Keuangan Inklusif dan Juga Paham terhadap aturan Pengelolaan Keuangan yang berlaku.Â
Ditemui usai acara Dewi Yuliana Selaku Bendahara Kanwil
Kementerian Agama Provinsi Riau menyampaikan banyaknya Permasalahan yang dihadapi
Bendahara dalam menyelesaikan Tupoksinya dalam Mengelolah Keuangan Negara yang
belum mendapatkan solusi merupakan alasan penting dilaksanakannya Fokus Group
Discussion Pengelolaan Keuangan pada Kementerian agama RI.
Lebih lanjut Yuliana menjelaskan ada 4 Poin yang perlu mendapat perhatian khususnya di Provinsi Riau diantaranya Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah yang harus diterapkan per Juli 2019, Sertifikasi Bendahara, Transaksi Non Tunai, serta Isu- isu Strategis Kementerian Agama Tahun 2019. Acara yang diikuti 27 Orang Peserta yang terdiri dari Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Pengeluaran Pembantu diakhiri dengan Foto Bersama dengan Kepala Bagian Akuntansi Laporan Biro Keuangan (belen/mira)