0 menit baca 0 %

17 Kepala SD/MI Muhammadiyah Se-Kab.Sidoarjo Jawa Timur Stuban ke-UKS MTs Muhammadiyah 02 Pekanbaru.

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas). Sebanyak 17 Kepala SD dan MI yang berada dibawah naungan Organisasi Muhammadiyah se-Kab.Sidoarjo Jawa Timur yang tergabung dalam wadah Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS-red) se-Kab.Sidoarjo melakukan Study Banding melihat secara langsung pengelolaan Usaha Kesehatan Sekolah (UK...

Pekanbaru (Inmas). Sebanyak 17 Kepala SD dan MI yang berada dibawah naungan Organisasi Muhammadiyah se-Kab.Sidoarjo Jawa Timur yang tergabung dalam wadah Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS-red) se-Kab.Sidoarjo melakukan Study Banding melihat secara langsung pengelolaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS-red) MTs Muhammadiyah 02 Pekanbaru yang terletak di Jl.Srikandi Pekanbaru pada Jum’at (15/12).

Dalam sambutannya, Kepala MTs Muhammadiyah 02 Pekanbaru Sudirman,M.Pd didampingi oleh Pengelola UKS/M Raja Umar, S.Pd yang juga Waka Kurikyulum MTsM 02 Pekanbaru menyampaikan bahwa di MTsM 02 kita sudah berupaya selama 3 tahun terakhir untuk mewujudkan Madrasah Sehat melalui Pola Hidup Bersih dan Sehat di seluruh lingkungan madrasah dan keluarga besar madrasah, berbagai upaya dan usaha telah kami lakukan untruk mewujudkan semua ini, berkat kerja keras dalam kebersamaan Alhamdulillah membuahkan hasil sehingga UKS/M kita dinobatkan sebagai UKS/M sehat nasional pada peringkat harapan I kategori Best Performance, ungkap Sudirman.

Pada awalnya kami hanya semata-mata mewujudkan Hadist Rasulullah SAW “Kebersihan Merupakan Bahagian Dari Iman” namun dalam perjalanannya kami banyak didukung oleh berbagai pihak untuk mewujudkan hal tersebut, adapun koordinasi dan kemitraan yang kami bangun untuk mewujudkan madrasah sehat tersebut adalah dari Kemenag Kota Pekanbaru dan Kemenag Prov.Riau, kemudian dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru yang dibimbing juga oleh TP.UKS/M Kota Pekanbaru dan TP.UKS/M Prov.Riau, terutama komitmen keluarga madrasah yang saling menguatkan untuk mewujudkan ini, intinya komitmen bersama untuk mewujudkan sesuatu yang diinginkan untuk perubahan merupakan modal utama untuk bergerak lebih maju, tambah Sudirman.

Dalam menciptakan kondisi madrasah sehat dan pembiasaan hidup sehat di Madrasah kami telah banyak melakukan cara, berbagai formulasi hasil study banding dan pembinaan dari pihak yang mendukung penciptaan madrasah sehat merupakan kerja keras yang sama-sama kami lakukan, sehingga terbentuklah sistem seperti saat sekarang ini, dan kami bertekad untuk selalu meningkatkan pelayanan hidup sehat di MTs Muhammadiyah 02 Pekanbaru sampai kapanpun, kami akan jadikan Madrasah Sehat sebagai Jargon kami dalam melaksanakan proses belajar mengajar di MTsM Muha (singkatan Muhammadiyah 2-red), papar Raja Umar.

Menanggapi kondisi UKS/M MTsM Muha setelah berkeliling menyaksikan seluruh lingkungan dan semua fasilitas yang ada serta sistem yang dibangun dalam menjalankan kehidupan dan pembiasaan di madrasah, Sekjen MKKS SD/MI Se-Kab.Sidoarjo Jawa Timur A. Padil, MM menyampaikan, kami sudah banyak mengunjungi sekolah-sekolah hebat di Indonesia, satu yang kami sangat tertarik setelah kami kelilingi madrasah ini kami sangat terkesan dan tertarik dengan membentuk kebiasaan siswa untuk peduli dengan lingkungan dan mengaflikasikan cinta terhadap kebersihan, ditambah lagi dengan budaya antri di kantin yang hanya memakai voucher tanpa uang kontan, masuk ke WC dengan memakai kartu kendali secara tertib, ini membuat kami terkesan, urai Padil.

Kami akan mengadopsi sistem yang dibangun di MTsM 02 Pekanbaru terutama membangun pembiasaan siswa berprilaku hidup bersih dan sehat secara teratur, karena membangun kesadaran tanpa sistem akan sulit di wujudkan, ujar M. Anas Fikri, Kepala SDM 01 Taman, Sidoarjo, Jawa Timur yang juga menyertai rombongan.(AZ)