Rokan Hilir (inmas)- Selama dua hari berturut-turut Rabu-Kamis (21-22/5/2019), bertempat di MAN 1 Rokan Hilir, sebanyak 136 orang mengikuti uji kompetensi guru. Uji kompetensi ini dilaksanakan dalam rangka menyeleksi para guru yang akan mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Ditunjuknya MAN 1 Rokan Hilir sebagai tempat pelaksanakan ujian, karena memiliki fasilitas yang cukup memadai.
M. Safri Johan, staf Seksi Pendidikan Madrasah sebagai Admin SIMPATIKA Madrasah mengatakan para peserta adalah guru madrasah PNS dan non PNS yang ada di lingkungan Kementerian Agama kabupaten Rokan Hilir dan Kota Dumai yang mengajar di tingkat Radlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). "Calon peserta merupakan guru yang mengajar di madrasah yang berstatus PNS/ non PNS, dan terhitung mulai bertugasnya (TMT) tahun 2015," jelasnya.
Pelaksanaan ujian di monitor oleh Kakankemenag Rohil, H. Agustiar melalui Kasi Pendidikan Madrasah, H. Naini bersama dengan staf dan pengawas madrasah, Umi Kalsum, untuk memastikan kegiatan itu dapat berjalan dengan lancar. Dengan suksesnya guru mengikuti ujian ini, maka guru yang lulus, melanjutkan ke Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang ditentukan.
Lanjut Johan, bagi guru yang lulus tes kompetensi selanjutnya akan diumumkan melalui Simpatika dan selanjutnya berhak untuk mengikuti program PPG dengan menandatangani Pakta Integritas. Dengan demikian guru yang lulus akan di non aktifkan kegiatan mengajarnya sementara, untuk mengikuti program pendidikan yang jangka waktunya telah ditentukan. "Hasil akhir dari PPG ini adalah sertifikat yang akan diterima oleh guru yang bersangkutan, sehingga guru tersebut bisa mendapatkan tunjangan sertifikasi," Johan mengakhiri pembicaraannya. (Nsh)