0 menit baca 0 %

13 JCH Riau Gagal Berangkat Ke Mekkah

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Dari 5010 kouta haji Provinsi Riau, sebanyak 13 orang JCH Riau batal berangkat ke tanah suci Mekkah dikarenakan meninggal dan sakit parah, sedangkan hingga Sabtu (28/8) jemaah calon haji (JCH) telah melunasi Biaya Penyelengaraan Ibadah Haji (BPIH) mencapai 4700 orang.
Pekanbaru (Humas)- Dari 5010 kouta haji Provinsi Riau, sebanyak 13 orang JCH Riau batal berangkat ke tanah suci Mekkah dikarenakan meninggal dan sakit parah, sedangkan hingga Sabtu (28/8) jemaah calon haji (JCH) telah melunasi Biaya Penyelengaraan Ibadah Haji (BPIH) mencapai 4700 orang. "JCH yang batal secara otomatis porsinya akan di isi oleh JCH sesuai daftar waiting list. Batalnya ke 23 JCH berangkat ke tanah suci dikarenakan ada yang meninggal dunia dan sakit serta faktor biaya." Ucap Kakanwil Kemenag Riau Drs H Asyari Nur SH MM akhir pekan lalu. Ia memperkirakan kemungkinan JCH Riau yang batal berangkat akan terus ada. Apalagi keberangkatan masih lama yakni Oktober 2010 mendatang. "Seluruh dana BPIH akan dikembalikan kepada 13 JCH yang gagal berangkat tahun ini," ujarnya. Sementara itu, pelunasan BPIH di perpanjang, awalnya ditetapkan Kemenag Riau pelunasan BPIH 30 Agustus, kini diperpanjuang hingga 12 hari kerja atau 13 September 2010 mendatang. "Jadi perpanjangan waktu pelunasan itu diperpanjang 12 hari kerja, ini sesuai dengan Undang-Undang Haji No 13 Tahun 2008," ucapnya. Dijelaskannya, perpanjangan 12 hari kerja itu diberikan dua tahap pelunasan bagi JCH yang belum melunasinya, yakni tahap pertama dari 31 Agustus hingga 7 September 2010 (tujuh hari kerja), kemudian tahap kedua pelunasan 8 Septmber hingga 13 September (lima hari kerja). Ia menambahkan jika dalam waktu 12 hari kerja masih ada JCH 2010 yang belum melunasi BPIHnya, maka secara otomatis JCH batal berangkat ke Tanah Suci Mekkah. Sementara itu JCH Riau bersama dengan JCH tiga provinsi diperkirakan akan berangkat ke Embarkasi Batam pada 11 Oktober 2010. kloter pertama nantinya JCH Riau bergabung dengan Kepri, Jambi, dan Kalimantan Barat yang berangkat pada 11 Oktober 2010. (js/rp)