0 menit baca 0 %

120 PNS Kemenag Riau Dianugrahi Satya Lencana 30, 20 dan 10 Tahun

Ringkasan: Pekanbaru (HUmas)- Sebanyak 120 Pegawai Negeri Sipili (PNS) di Lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau dianugerahi Satya Lencana oleh presiden RI sesuai dengan surat keputusan Presiden RI nomor 62/TK/tahun 2010 tertanggal 1 Desember 2010.
Pekanbaru (HUmas)- Sebanyak 120 Pegawai Negeri Sipili (PNS) di Lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau dianugerahi Satya Lencana oleh presiden RI sesuai dengan surat keputusan Presiden RI nomor 62/TK/tahun 2010 tertanggal 1 Desember 2010. Penganugerahan tersebut diberikan oleh Gubernur Riau Dr HM Rusli Zainal pada upacara Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) ke-65, 3 Januari tahun 2011 di Lapangan UIN Suska Riau Panam Pekanbaru. Penyematan satya lancana oleh Gubri pada upacara HAB Kemenag ke- 65 di Provinsi Riau hanya pada PNS di Lingkungan Kanwil Kemenag Riau, Kemenag Kota Pekanbaru dan UIN sebanyak 46 orang PNS yang telah mengabdi pada pemerintah selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun. Sementara penganugerahan untuk PNS di lingkungan Kemenag Kabupaten dan Kota lainnya langsung diberikan oleh Bupati atau pemerintah setempat. Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, usai upacara HAB Kemenag ke- 65 di Lapangan UIN Suska Riau mengatakan, untuk penerima satya lencana 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun di lingkungan Kemenag diberikan kepada 120 PNS. Terdiri dari PNS di lingkungan Kanwil sebanyak 27 orang, Pekanbaru 18 orang, Bengkalis 31 orang, Kampar 16 orang, Rokan Hilir 24 orang, UIN 1 orang dan Siak 3 orang. `Dalam Salinan Keputusan Presiden RI 2010 dijelaskan bahwa penganugerahan ini diberikan dalam rangka menghargai PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetian kepada Pancasila, UUD Negara RI tahun 1945, negara dan pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin serta terus menerus paling singkat 10 tahun, 20 tahun atau 30 tahun," jelas Asyari. Selain itu, kata Asyari, pemeberian penganugerahan tanda kehormatan tersebut penting untuk menumbuhkan kebanggaan, sikap, keteladanan, semangat kejuangan, dan motivasi untuk meningkatkan darmabakti kepada bangsa dan negara. (msd)