Rokan Hilir ( Inmas)- Hari ini, Selasa (26/2/2019), pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau di Hotel Aryaduta Jl. Pangeran Diponegoro Pekabaru yang dihadiri Bapak Gubernur Riau, Syamsuar, M.Si yang baru beberapa hari dilantik di Istana Negara dan dibuka oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) Prof. Phill. Nurcholis, MA.
Tak luput dari pantauan inmas Kemenag Kab. Rokan Hilir, Keikutsertaan peserta Raker dari Kantor Kemenag Rohil. Kemenag Rohil mengutus beberapa peserta diantaranya Kepala Kankemenag sendiri H. Agustiar, S.Ag, Kepala Subbag TU, Drs. H. Sakolan, M.Ag, Kasi Pendidikan Madrasah Drs. H. Naini, M.Pd.I, Kasi Bimas Islam, H. Khairul, S.Ag, Penyelenggara Kristen, Jhon Manik Ridwan, S.PAK, Perencanaan, Jusri, S.Kom, Kepala MAN. 1 Rohil, Dra. Hj. Rahmawati, M.Pd.I, Kepala MTs. N 1 Rokan Hilir, Hasbullah, S.Ag, Kepala MTs. N 2 Rokan Hilir, Hj. Sori Alam, S.Pd, Kepala MTs. N 3 Rokan Hilir Asiyah, S.Pd.I dan yang lainnya.
Acara dimulai pukul 13.00 WIB, diawali dengan sambutan Gubernur Riau, Syamsuar. Dalam sambutannya gubernur Riau berkomitmen untuk membangun Riau dari berbagai aspek terutama aspek keagamaan. Maka tidak bisa dielakkan dalam proses pembangunan tersebut harus menggandeng Kementerian Agama.
H. Syamsuar menegaskan, ada yang perlu kita pastikan antara pemerintah provinsi dengan Kementerian Agama. Di Pekanbaru ini ada tempat-tempat pembelajaran A-quran / Alquran Center. Ini juga adallah masukan dari ulama-ulama yang ada di Riau. ini yang sering juga menyampaikan masukan ini kepada kami Dan ini juga sudah kami programkan, karena bagaimanapun kita ingin lebih baik. Dan hasil dari evaluasi kita, qori, qoriah kita dan kita melihat juga keberhasilan Kepulauan Riau itu karena ada Alquran centernya yang dibangun oleh Gubernurnya, yang ada di Batam. Sehingga nanti ada peningkatan kualitas bagi para Qori Dan Qoriah dan sekaligus juga, mungkin akan melebihi dari qori qoriah yang sudah dilahirkan di Batam itu, mungkin kita lebih baik lagi dengan memanfaatkan dosen-dosen, guru besar yang cukup banyak, yang ahli-ahli. Saya sudah sampaikan juga Kemarin, Saya sudah ke UIN, UIR dan sebagainya, mereka siap membantu sya. Bisa saja kita nanti membuat suatu tafsir al-quran seperti yang di ITB. Mereka juga bisa kaitkan tafsir Alquran dengan sains.
“kita disini juga bisa buat seperti itu sebenarnya, jadi karena itu tentunya harapan kami Bapak Ibu bantu kami, sekaligus banyak memberikan masukan kami,” ungkapnya.
Lanjut gubernur, MUI juga selama ini membuat suatu kajian yang akan menjadi masukan-masukan kepada kami sesuai dengan program kerja kami yang akan datang. Ketua MUI sudah datang kepada saya, mereka sedang dipersiapkan, mereka juga akan diskusi bersama kami dallam rangko membangun Riau lebih baik.
“Karena apa bapak ibu, kami sudah berazam, dalam bahasa Melayu Azam itu semacam berniat supaya membuat Riau seperti ini,” tandasnya.
H. Syamsuar menambahkan, sebagai sebuah negeri Melayu Tidak Bisa dihindarkan, tidak bisa lepaskan adat bersendikan syara dan syara bersendikan kitabullah, ini tak bisa dipisahkan dan juga sudah saya sampaikan ini di forum lembaga Adat Melayu kemarin, juga ada acara syukuran, saya sampaikan juga gitu.
“Dan saya juga tetap akan melaksanakan Islam rahmatan lil alamin memberikan rahmat pada sekalian alam,” pungkasnya.
Usai mendengarkan sambutan Gubernur Riau, acara dilanjutkan dengan pemukulan gong oleh Sekjen Kemenag RI, Prof. Dr. Phill. H.M. Nur Kholik Setiawan, MA tanda dibukanya acara secara resmi.
Dalam sambutan pembukaannya, Sekjen memaparkan tentang Moderasi Agama, yang menitik beratkan pada Islam yang tawassut (moderat), tidak ekstrim kanan atau ekstrim kiri.
Dan akhir dari rangkaian acara pembukaan Raker Kanwil Kemenag Riau ditutup dengan doa yang dipandu Ustadz Dr. H. Fachri, MA, dilanjutkan dengan photo bersama. (Nsh)