0 menit baca 0 %

11 MA di Riau Siap UNBK

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas) – Sarana dan prasarana bagi pendidikan selalu menjadi komoditas awal untuk meningkatkan kualitas belajar bagi siswa/siswi di madrasah. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, H. Asmuni, MA, ditemui di ruangannya, Rabu (15/3), mengungkapkan bahwa saat ini kami sedang berusaha untuk men...

Pekanbaru (Inmas) – Sarana dan prasarana bagi pendidikan selalu menjadi komoditas awal untuk meningkatkan kualitas belajar bagi siswa/siswi di madrasah. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, H. Asmuni, MA, ditemui di ruangannya, Rabu (15/3), mengungkapkan bahwa saat ini kami sedang berusaha untuk mendata madrasah yang masih ada kekurangan sarana dan parasana baik itu RKB ataupun fasilitas lainnya.

“Penambahan fasilitas dibeberapa madrasah juga sebenarnya merupakan bagian dari pelaksanaan Ujian Nasional yang menggunakan computer atau biasa dsebut UNBK. Di Riau ada sekitar 19 madrasah yang sudah siap melaksanakan UNBK terdiri dari 11 MA dan 8 MTs. Dalam waktu dekat ini kita akan melaksanakan UNBK bagi MA dan kita harus selalu kroscek dengan pihak madrasah mengenai kesiapannya,” jelas Asmuni.

Beliau juga menambahkan bahwa pelaksanaan UNBK yang akan dilaksanakan dari tanggal 20 s/d 24 Maret 2017 memang membutuhkan persiapan yang sangat matang dan terencana, tidak hanya tersedianya perangkat Komputer PC tetapi juga persiapan lainnya seperti mesin pendukung listrik agar tidak terkena pemadaman mendadak kemudian jaringan internet yang memadai serta aplikasinya sampai pada SDM yang mengelolanya.

“Selain itu juga dalam hal pengelolaan jadwal siswa/I yang mengikuti UNBK ini terbagi dalam 3 shif dan itu shif yang paling banyak, diperhitungkan dari jumlah fasilitas yang tersedia maksimal berjumlah 20 komputer pc dan waktu yang tersedia untuk pelaksanaan ujian ini. Alhamdulillah sampai saat ini, saya secara pribadi selalu mengecek persiapan ini kepada pihak terkait, agar pada pelaksanaan nanti minim kendala dan siswa siswi juga dapat melaksanakan UNBK dengan lancar dan baik”, tutur Asmuni.

Beliau juga menambahkan mengenai madrasah yang belum dapat melaksanakan UNBK masih bisa mengikuti ujian dengan sistem UNKP yaitu Ujian Nasional Kertas Pensil seperti biasanya dan tidak menutup kemungkinan madrasah tersebut ditahun yang akan datang juga akan mengikuti ujian dengan sistem UNBK.

Harapan Asmuni dengan pelaksanaan UNBK ini tentunya akan memberikan kemudahan kepada siswa/i untuk mengerjakan soal ujian sehingga hasilnya sesuai dengan yang diharapkan dan tidak ada kendala yang serius pada pelaksanaannya. (nvm)