(Riau) Inmas – Jemaah haji dari berbagai penjuru mulai diberangkatkan menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf sejak pagi Jumat (9/8/2019). Ditargetkan pendorongan jemaah calon haji selesai pada hari ini.
Kloter BTH 08 yang diketuai oleh Sugeng Syafriadi SHI dan TPIHI H Majemuk SAg, juga bergerak menuju Arafah, Jumat (9/8/19) pukul 10.00 WAS.
Total jamaah ditambah petugas yang ikut serta sebanyak 449 orang. Terkait keberangkatan, pengangkutannya menggunakan 3 bus.
Di lain sisi, jumlah jamaah risti tercatat sebanyak 358 orang dengan rincian jemaah laki-laki berjumlah 162 orang. Sedangkan perempuan berjumlah 196 orang.
Kemudian Jemaah post rawat RSAS dan pemantauan khusus dapat dilaporkan atas nama; Sumarto bin Karyadi (sekarang di RSAS King Faisal makkah). Selain itu Yanis bin Rasul Khaerudin bin Mad.Ikhwan, Parida binti M.Sinaga, Halimah, Mujinah, Saribi bin Supardi, Nuradi Sutar, Baringin Siregar, Sumiati rohani, Erniwati Irawati.
TKHI yang bertugas menangani Jemaah yang menderita sakit ini termasuk dokter yang sudah berpengalaman dalam menangani Jemaah haji, yakni dr. Pasniwati dibantu 2 orang perawat yang bernama Meria dan Rinaldi.
Di saat yang sama, TKHI BTH 10 juga menginformasikan Keadaan JCH BTH 10 yang berangkat menuju Arafah (9/8/2019) pukul 10.00 WAS.
Total Jemaah asal Bengkalis ini sebanyak 445 orang dan 5 orang petugas dimotori oleh TPHI Ibrahim SAg, didampingi Drs H Jumari selaku TPIHI kloter.
Menurut info Ibrahim jemaahnya tidak ada yang safari wukuf, hanya saja ada 6 orang jemaah yang menjalankan tarbiyah, maka total kedatangan 444 orang jemaah di Arafah.
Berdasarkan jendernya, jumlah jemaah wanita terdiri dari 243 orang, sedangkan jumlah Jemaah pria sebanyak 207 orang.
Terkait jemaah Risti dapat dilaporkan tercatat 391 orang. Diantaranya Pria berjumlah 179 orang dan wanita berjumlah 212 orang. Dimana jumlah WUS (Wanita Usia Subur) ada 70 orang.
Lebih rinci dapat disampaikan Risti Penyakit:
- I10 (152 orang)
- R54 (140 orang)
- E78 (113 orang)
Di sisi lain, Jemaah yang membawa kursi roda sebanyak 9 orang dan yang membawa tongkat ada 2 orang.
Untungnya tidak ada jemaah BTH 10 yang di rawat di KKHI/RSAS, sebut Dokter Raudah.
Sebagaimana dilaporkan petugas TKHI BTH 10 yang bernama Dr Siti Raudah dibantu oleh 2 orang perawat, bernama Nurlaena Suhaimi Rased, dan M. Ekmal Yusuf Putra.(vera)