Siak (Inmas) – Bertempat di Gedung Wanita, Kota Siak, sebanyak 100 orang pengurus Masjid se-Kabupaten Siak mengikuti pendidikan dan pelatihan manajemen masjid yang terselenggara berkat kerjasama antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Madani (Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom saat membuka kegiatan ini mengatakan, diklat ini penting untuk diikuti guna menghasilkan umat yang berkualitas dalam keimanan, keislaman dan keikhlasan dalam membangun. "Pengelolaan atau pengurusan masjid harus ditangani bersama, tidak hanya oleh pengurus masjid yang sudah dibentuk melainkan juga keterlibatan aparatur kampung (red. Desa) karena masjid menjadi salah satu aset desa," katanya, Selasa, (22/01/19).
Masih menurut Muharom dalam sambutannya, peran dan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah namun juga sebagai wadah untuk membangun rohani dan akhlak manusia khususnya umat Islam. "Melalui kegiatan ini saya harapkan menjadi kunci terciptanya kualitas masjid yang lebih baik dan memiliki arti yang lebih luas seperti masalah keindahan, kebersihan termasuk masalah kemakmuran jamaah masjid," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kankemenag Siak, H. Ahmad Muhaimin, S.Ag mengatakan kegiatan ini merupakan upaya memberikan pembinaan di bidang dakwah dan pengkajian, pemberdayaan organisasi dan pengembangan SDM, pembidangan kesehatan, lingkungan hidup dan kepemudaan, pengembangan ekonomi umat dan iptek, pembidaangan hukum dan wakaf serta pembidangan zakat, infaq dan shodaqoh. "Diharapkan nantinya peserta dapat menyusun pedoman manajemen masjid sebagai acuan dan masukan kepada seluruh pengurus dalam mengelola dan memakmurkan masjid," ujarnya. (Hd)