Riau (Inmas)- Sebanyak
10 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Pekanbaru siap berlaga pada ajang
Olimpiade Sains Nasional (OSN) yang akan dilaksanakan di Padang Sumatera Barat
pada 1 – 7 Juli 2018. Siswa MAN 2 Pekanbaru akan mengikuti 6 mata perlajaran
dari 9 yang diperlombakan dalam OSN yaitu Ekonomi, Geografi, Astronomi,
Kebumian, Biologi dan Fisika.
Terhadap prestasi 10 siswa MAN 2 Model Pekanbaru yang
berhasil melaju ke OSN 2018, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA,
Jumat (29/6/2018) memberikan apresiasi yang sangat tinggi. Karena hal tersebut
membuktikan, bahwa siswa madrasah Riau memiliki kualitas yang tidak kalah
dengan sekolah umum lainnya.
Usai melepas 10 Siswa MAN 2 yang akan berangkat ke Padang,
Ahmad Supardi menitipkan beberapa pesan, yaitu anak- anak hendaknya menjadikan
ajang perlombaan sebagai bagian dari dari ibadah, bahwa perlombaan yang diikuti
dalam rangka fastabiqul khairat sekaligus menimbah ilmu pengetahuan dan
pengalaman dan berbagai bidang ilmu yang sebelumnya telah digali oleh para
ulama terdahulu.
Membawa nama baik Provinsi Riau, untuk itu para siswa
hendaknya tampil secara maksimal sehingga bisa memberikan hasil yang terbaik. “Tahun
lalu kita sebagai tuan rumah, kita berhasil meriah piala perunggu pada ajang
OSN, untuk itu, tahun 2018 di Padang, hendaknya prestasi kita juga jauh lebih
meningkat, apalagi jumlah peserta kita yang ikut OSN juga meningkat dari tahun
sebelumnya,” harapnya.
Ketiga, dorongan atau motivasi bagi siswa madrasah lain,
karena prestasi siswa madrasah saat ini tidak tertinggal dari prestasi siswa
sekolah lain.
“Selamat bertanding, semoga mendapatkan prestasi yang
terbaik, dan ucapan terimakasih kepada guru dan pembimbing yang telah
mengarahkan para siswa madrasah untuk menjadi lebih baik dan berkualitas,”
ungkap Kakanwil bangga.
Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau, H Asmuni
MA, usai acara pelepasan 10 siswa MAN 2 Pekanbaru ke ajang OSN di Padang, ia
berharap agar siswa madrasah dapat menunjukkan prestasinya diajang nasional dan
mengharumkan nama baik Provinsi Riau.
“Ini adalah pengembangan ilmu pengetahuan yang dahulunya
berasal dari Dunia Islam, untuk itu kita harus kembali menelaah, memperkenalkan
dan mempelajari ilmu- ilmu tersebut. Dan ajang nasional ini merupakan prestasi
yang luar biasa dan kami terus mendukung dan mendoakan yang terbaik bagi anak-
anak kami,” ungkapnya.
Kepala MAN 2 Model Pekanbaru, Norerlinda M Pd, mengatakan,
prestasi siswa MAN 2 Model Pekanbaru pada tahun 2018 mengalami peningkatan yang
cukup signifikan dibandingkan tahun 2017. Jika tahun 2017, hanya mengirim 2
orang siswa pada ajang OSN sementara pada tahun 2018 berhasil maju sebanyak 10
orang siswa.
“Besar harapan kita tahun ini anak- anak kita bisa
mengukir prestasi yang lebih baik, jika tahun lalu hanya meraih perunggu pada
bidang ekonomi, tahun ini tentu kita berharap dapat meraih medali emas. Tentunya
dengan melakukan berbagai persiapan dan pendampingan, bukan hanya dengan guru
atau pendamping di Madrasah tapi juga kita datangkan dari luar,” ungkapnya.
Shania Rahmi Siswa Kelas XI salah seorang peserta OSN
Bidang Ekonomi menuturkan, untuk persiapan ia telah menerima berbagai bimbingan
dan pembelajaran baik dari madrasah maupun dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
“Berdasarkan pengalaman tahun 2017 ada beberapa hal yang harus
menjadi focus perhatian, khsusunya soft skill dan penguasaan bidang lainnya.
Kalau dibidang ekonomi harus memperhatikan teknik mengetik dan penguasaan
bahan. Semoga kami bisa tampil lebih baik pada tahun ini,” harapnya. (mus/faj)