Riau (Inmas)- Sebanyak 10.807
siswa Madrasah Aliyah Provinsi Riau bertarung pada Ujian Sekolah Berstandar
Nasional (USBN) 2017/ 2018 dari 275 madrasah, dengan rincian IPA sebanyak 3.520
siswa, IPS sebanyak 6.796 siswa, Bahasa sebanyak 25 siswa, dan Agama sebanyak
486 siswa.
Hal tersebut diungkapkan Kakanwil
Kemenag Riau Drs. H. Ahmad Supardi MA didampingi Kabag TU Drs H Mahyudin MA,
Kasi Kurikulum dan Evaluasi Drs Kamaruddin, Kepala Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs H Edwar S Umar, saat meninjau hari
pertama pelaksanaan USBN, Senin (19/3/108) di MAN 2 Pekanbaru.
Ahmad Supardi berharap agar USBN
dilaksanakan dengan baik dengan hasil
yang murni yang dikerjakan oleh siswa bersangkutan.
“Saya berharap agar USBN ini bisa
diikuti dengan sebaik-baiknya, para guru berfungsi sebagai pengawas dan jangan
pula berfungsi sebagai orang yang mengikuti ujian karena kita memang berharap
agar hasilnya betul-betul hasil yang di laksanakan oleh anak-anak. Karena saya
yakin dan percaya bahwa sebelum USBN kita sudah melaksanakan tryout
berkali-kali dan saya yakin dan percaya anak-anak kita sudah siap untuk
melaksanakannya.” Jelasnya
Ditambahkan Kakankemenag
Pekanbaru Drs H Edwar S Umar agar siswa mengikuti ujian dengan
sungguh-sungguh dan menjaga kesehatan agar bisa focus menjalankan ujian.
“Kepada siswa kita yang ikut USBN
ini untuk mengikuti ujian dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu diharapkan
kepada siswa agar belajar dengan sungguh-sungguh, jaga kesehatan dan kepada
orangtua agar selalu mengingatkan anak untuk belajar,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala MAN 2
Pekanbaru Norerlinda M Pd mengatakan, jumlah siswa MAN 2
Pekanbaru yang mengikuti USBN sebanyak 315 siswa dan berharap agar ujian ini
berjalan dengan lancar karena para siswa sudah di latih dengan berbagai macam
soal.
“Sebanyak 315 siswa MAN 2
Pekanbaru mengikuti USBN dari kampus 1 dan kampus 2. Karena ini baru pertama
kita laksanakan Ujian Sekolah Bertaraf Nasional (USBN) mudah-mudahan berjalan
lancar dan tidak ada kendala apapun. Persiapannya sudah cukup maksimal dan anak-anak kita sudah dilatih dengan
berbagai macam soal supaya dalam menghadapi ujian ini tidak banyak kendala yang
dihadapi anak-anak,” Jelasnya. (aulia/mus/ady)