0 menit baca 0 %

1 Muharram 1439 H: Ustadz Ajak Siswa Berbakti Pada Orangtua, Ini Pesan Kakanwil Lecut Semangat Siswa

Ringkasan: Riau (Inmas) Menyambut Tahun Baru Hijriah 1 Muharram keluarga besar MTsN 3 Bukit Raya menggelar tausiyah dan muhasabah akbar bersama para siswa/i madrasah, majelis guru di halaman Madrasah pada Jum at pagi (22/09). Peringatan Tahun Baru Islam yang dimulai pada pukul 7.30 WIB itu merupakan agenda tah...

Riau (Inmas) – Menyambut Tahun Baru Hijriah 1 Muharram keluarga besar MTsN 3 Bukit Raya menggelar tausiyah dan muhasabah akbar bersama para siswa/i madrasah, majelis guru di halaman Madrasah pada Jum’at pagi (22/09). Peringatan Tahun Baru Islam yang dimulai pada pukul 7.30 WIB itu merupakan agenda tahunan yang sudah ketiga kalinya dihelat oleh MTsN 3 Pekanbaru.

Kakanwil Kemenag Riau H Ahmad Supardi yang turut hadir pada kesempatan tersebut, memberi motivasi kepada siswa/i madrasah agar terus bersemangat dalam menempuh pendidikan. Kakanwil berkisah singkat tentang masa masa beliau saat masih menempuh pendidikan di masa Sekolah Dasar hingga menjadi PNS di Kemenag.

Menurutnya belajar itu tidak ada batas waktu, sedari dini, selagi muda manfaatkan waktu yang ada untuk selalu belajar dan menggali ilmu Pengetahuan.

Pada peringatan 1 Muharram tersebut Kakanwil  mengingatkan momentum Tahun Baru ini adalah proses hijrah bagi semua umat muslim. Artinya hijrah harus bisa dijadikan sebagai sebuah konsep, dan bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari secara terus menerus. Kakanwil berpesan agar siswa madrasah khususnya MTsN 3 agar terus merubah diri menjadi lebih baik,  belajar dan menggali ilmu pengetahuan tidak hanya di pendidikan formal namun juga di luar sekolah.

“Orang orang yang punya nama besar pun tidak pernah berhenti belajar, selalu belajar dan terus belajar, maka manfaatkanlah momen Awal Tahun bagi Umat Islam ini untuk semangat baru dalam meraih prestasi”, ulangnya menekankan.

Sebelumnya Kakankemenag Kota Pekanbaru  mengajak siswa siswi Alquran untuk gemar dan rajin membaca Alquran. “Tingkatkan hafalan alquran, tingkatkan hafalan hadis, semakin hormati orang tua dan majelis guru kalian”, pesannya mengajak seluruh siswa/i madrasah.

Masih kata Edward, “Melalui moment Tahun Baru Islam mari kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada  Allah Swt, dan anak anak anak kita mari kita tingkatkan semangat belajarnya”, ujar Edward memberi spirit.

Pria berlesung pipi ini berharap kepada seluruh anak anak dan elemen guru untuk memanfaatkan momentum ini sebagai proses pembaharuan dalam proses belajar di sekolah maupun di rumah.

Sementara itu Ustadz mengatakan Muharram adalah salah satu bulan mulia yang dihormati, yang dicantumkan dalam Alquran selain bulan Dzulqaedah,Dzulhijjah, dan Rajab Mudhar. Merupakan bulan pertama di kalender Hijriah, menempati urutan nomor satu seperti yang disabdakan Rasulullah bahwa gelarnya Syahrullah. Yang artinya menunjukkan sesuatu itu khusus dalam pandangan Allah, ujarnya mengawali tausiyah.

Ada banyak kemuliaan yang diberikan Allah pada bulan ini, bila melakukan beberapa amalan, banyak sekali kebaikan yang akan diraih oleh kaum muslimin”, terangnya melanjutkan tausiyah. Diantara amalan yang dapat dilakukan di Bulan Muharram agar meraih pahala di sisi Allah Swt adalah berpuasa sunnah Asyura. Selain Puasa Ramadhan yang paling utama adalah saat bulan Muharram, pada 10 Muharram”,ujarnya. Pun, berpuasa sunnah Tasu’a yang dilaksanakan pada 9 Muharram, ujarnya lagi.

Selain itu Berbuat baik kepada orangtua merupakan amalan yang berada pada posisi kedua dari sekian amalan yang ada dalam syari’at. ”Ringankanlah selalu beban orangtua, jangan memberi beban pikiran kepada orangtua, jadilah anak yang mandiri dalam menyelesaikan masalah”, pesannya diakhir tausiyah. Mudah-mudahan anak anak madrasah selalu menjadi anak yang berbakti, yang sholeh dan ta’at kepada orang tua dan aturan Allah.

Acara  yang juga  beragendakan penyerahan bantuan dana kemanusiaan untuk Rohingya sebanyak Rp 11.345.700 sekaligus santunan bantuan siswa miskin tersebut diakhiri dengan do’a bersama dan dzikir dipimpin oleh Ustadz.(vera/eka/anto/faj)