0 menit baca 0 %

1 Jemaah Kloter BTH 09 Dirujuk ke KKHI, Terdiagnosa Penyakit Ini

Ringkasan: Riau (Inmas) - Ratusan jemaah haji dari berbagai daerah telah mendatangi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Mekkah untuk mendapatkan pengobatan. Diantara mereka ada yang terpaksa dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi karena penyakit berat yang dideritanya ada juga yang sekedar rawat jalan dan raw...

Riau (Inmas) - Ratusan jemaah haji dari berbagai daerah telah mendatangi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Mekkah untuk mendapatkan pengobatan. Diantara mereka ada yang terpaksa dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi karena penyakit berat yang dideritanya ada juga yang sekedar rawat jalan dan rawat inap. 

Tak hanya itu, Kantor Kesehatan Haji Indonesia hampir memulangkan jemaah dengan beragam jenis penyakit. 

Tidak hanya diberikan perawatan, tetapi jamaah yang menjadi pasien tersebut diberikan edukasi tentang menjaga kesehatan selama di Tanah Suci.

Perawat Kloter BTH 09 Five Indah Lestari mengatakan, kebanyakan yang datang ke KKHI penyakit berat hingga yang sedang termasuk pasien dehidrasi atau kekurangan cairan. Kondisi ini terjadi karena jemaah kurang minum di tengah suhu mencapai lebih dari 40 derajat Celcius.

Dehidrasi ini bisa mencetus atau memperparah penyakit bawaan yang telah diderita jemaah haji, sebutnya.

Di klinik ini, penderita dehidrasi akan dipenuhi kebutuhan cairannya hingga sembuh. Ketika pasien telah sembuh, maka akan dikembalikan ke kloternya diinapkan.

Seperti yang dialami jemaah atas nama Hasmi Bin Ruslan Zainud yang tergabung dalam kloter BTH 09. Jemaah berusia 74 tahun ini mengeluh badannya lemas, sehingga jemaah ini hanya berbaring saja tidak kuat untuk duduk.

 “Bahkan bapak Hasmi ini merasa mual,  sudah 1 minggu tidak mau makan nasi”, kata Five Indah Lestari melalui pesan WhatsApp, (04/08) pukul 22.30 WIB.

Jemaah yang ditempatkan dihotel 106 kamar 910 ini tercatat punya  riwayat diare, tapi sekarang sudah berhenti, sebutnya. Pihaknya dari tim TKHI kloter mengaku akan merujuk Hasmi ke KKHI Tanggal 4 Agustus 2019 Jam 14.41 WAS.

Menurut tim medis lainnya Sri Lestari jemaah ini memiliki TD : 91/72MmHg, Nadi: 108 x/mnt, T: 37.2C, SpO2 atau kadar oksigen dalam paru paru, 93

Jemaah ini didiagnosa GEA dengan Dehidrasi Sedang + Low Intake. Tim TKHI Kloter mengaku sudah melakukan tindakan IFVD RL yakni infus dengan cairan RL +Drip Neurobion 1 amp, dan Injeksi Ranitidin 1 amp.

Sebelumnya, jemaah titipan dari Kloter BTH 05 atas nama Azwir yang sempat bergabung dengan kloter BTH 09, dan dirawat di KKHI sudah dipulangkan bahkan sudah kembali bergabung dengan kloter BTH 05. 

Menurut Dr. Yudi Kloter BTH 09 jemaah harus banyak mengonsumsi buah dan sayur serta banyak meminum air. Jamaah juga diminta untuk tidak memaksakan diri untuk melakukan aktivitas berat selama berada di Makkah.

Yudi juga berpesan agar Tim Kesehatan Haji Indonesia yang merupakan petugas kesehatan kloter, agar memantau jamaah yang sudah dipulangkan. Terutama, agar mereka tetap mengonsumsi obat yang sudah dianjurkan dokter KKHI.(vera)