0 menit baca 0 %

1 Jemaah Haji Asal Kabupaten Siak Wafat di Mekah

Ringkasan: Siak (Humas) - "Seorang Jemaah Haji (JH) asal Kabupaten Siak Jahari bin Ahmad Tali, (52) yang beberapa pekan lalu dirawat di Rumah Sakit Al Zaher Mekah, Arab Saudi karenakan operasi penyumbatan pada saluran pembuangan/usus dikabarkan meninggal dunia pada pukul 01.45 WAS tanggal 25 Oktober 2014/ 1 Mu...

Siak (Humas) - "Seorang Jemaah Haji (JH) asal Kabupaten Siak Jahari bin Ahmad Tali, (52) yang beberapa pekan lalu dirawat di Rumah Sakit Al Zaher Mekah, Arab Saudi karenakan operasi penyumbatan pada saluran pembuangan/usus dikabarkan meninggal dunia pada pukul 01.45 WAS tanggal 25 Oktober 2014/ 1 Muharom 1436 H", demikian kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Drs. H. Muharom saat memberikan amanat pada apel pagi, Senin (21/10).

"Almarhum yang berasal dari Desa Lubuk Dalam RT 01 RW 01 Kecamatan Lubuk Dalam disholatkan di Masjid Haram dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mekah", ungkap Muharom.

Lebih lanjut lagi Muharom dalam amanatnya mengatakan, "Semoga beliau diampuni segala dosa-dosanya dan dan diterima amal ibadahnya serta dijadikan penduduk syurga, bagi keluarga yang di tinggalkan semoga diberi ketabahan dan kesabaran serta keikhlasan".

Sebagaimana yang dimuat di laman viva.co.id, Jumlah jemaah haji yang meninggal dunia hingga Senin 27 Oktober 2014 telah mencapai 270 orang. Angka ini melampaui jumlah jemaah haji yang wafat tahun 2013 lalu sebanyak 266 orang.

Dari total jemaah yang wafat, sebanyak 254 berasal dari jemaah haji reguler, dan 16 orang dari jemaah haji khusus.

Jemaah asal Solo, Jawa Barat dan Surabaya masih menduduki posisi tertinggi kematian jemaahnya. Data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kementerian Agama menunjukkan jemaah asal Solo yang meninggal dunia sebanyak 51 orang, Jawa Barat 49 orang, dan Surabaya 48 orang.

Sementara embarkasi lainnya sebagai berikut:Jakarta Pondok Gede sebanyak 18 orang, Batam sebanyak 17 orang, Medan sebanyak 15 orang, Makassar sebanyak 12 orang, Palembang sebanyak 10 orang, Padang sebanyak 10 orang, Banda Aceh sebanyak 8 orang, Balikpapan sebanyak 6 orang, Lombok sebanyak 5 orang dan Banjarmasin sebanyak 5 orang.

Adapun jemaah yang dirawat sebanyak 133 orang, kebanyakan di BPHI dan RSAS di Mekah sebanyak 77 orang. Sisanya 56 orang di BPHI dan RSAS Madinah, dan BPHI Jeddah satu orang. (gn)